Minggu, 01 April 2012

Beberapa Kesaksian Pengguna Sarang Semut Papua


Berikut ini adalah beberapa kesaksian para pengguna sarang semut. Mereka telah membuktikannya.
Bapak Sarto – Jayapura
Belakangan ini saya mengalami penurunan aktivitas seksual sehingga saya merasa terganggu. Istri saya pun merasakan dampaknya. Sebenarnya saya sudah mencoba mengkonsumsi ramuan tradisional, tetapi hasilnya kurang maksimal. Berkat saran teman, saya pun mengkonsumsi sarang semut. Hasilnya, di luar dugaan saya. Hanya mengkonsumsi selama 1 minggu berturut-turut dengan dosis 2 kali sehari, ternyata gairah seksual saya kembali normal, bahkan meningkat.

Ibu Maria – Jakarta Utara
Saya mengidap skoliosis (tulang punggung bengkok). Setiap hari saya merasa nyeri dan pegal di sekitar tulang punggung saya. Saya sudah mencoba berbagai terapi dan olah raga renang. Namun, tidak banyak membantu. Berkat saran dari teman, saya mencoba mengkonsumsi sarang semut. Ternyata setelah meminum hasil rebusan sarang semut selama 10 hari, rasa pegal dan nyeri hilang. Bahkan, hingga sekarang rasa nyeri itu tidak pernah terasa kembali. Sungguh luar biasa khasiat sarang semut.
Ibu Sonia – Cengkareng
Saya adalah ibu dua orang anak. Saat melahirkan anak pertama, kondisi ASI normal. Namun, setelah melahirkan anak kedua, ASI saya menggumpal sehingga produksinya pun menurun. Saya telah mengupayakan segala cara agar produksi ASI saya tidak menggumpal dan lancar. Saya pun mengonsumsi daun katuk. Bahkan, tidak hanya itu, saya juga melakukan pijat dan meminum obat tradisional Cina. Namun, tidak ada hasil yang memuaskan. Produksi ASI saya tetap menggumpal. Hingga pada suatu hari teman saya menganjurkan unuk mencoba mengkonsumsi sarang semut. Menurutnya hasil rebusan sarang semut dapat melancarkan dan meningkatkan produksi ASI, saya pun mengonsumsinya 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas. Hasilnya sungguh luar biasa, baru 2 hari menkgonsumsinya, air susu saya melimpah dan lancar. Bahkan, saya kewalahan sehingga saya harus memompanya keluar.
Bapak Hendra – Jayapura
Saya sudah mengalami ambeien sejak 48 tahun yang lalu. Selama ini untuk mengobati penyakit tersebut saya mengkonsumsi obat dokter. Namun, hasilnya tidak begitu baik. Tidak hanya itu, semua jenis pengobatan alternatif pun sudah saya coba, tetapi hasilnya juga kurang memuaskan. Hingga pada suatu hari, saudara saya menyarankan untuk mengkonsumsi jamu sarang semut. Saya pun mulai mencoba mengkonsumsinya. Sesuai dosis rekomendasi pada kemasannya, saya pun mengikutinya. Setelah mengkonsumsinya beberapa hari, ambeien saya mengecil. Saya pun terus mengkonsumsi sarang semut terus menerus selama 2 bulan. Hasilnya, ambeien saya yang selama 48 tahun menyiksa kini hilang sama sekali dan tidak pernah muncul lagi.
Ibu Rini – Jayapura
Saya seorang ibu yang divonis oleh dokter telah mengidap kanker rahim. Namun, dokter menyarankan untuk tidak dioperasi karena alasan kondisi kesehatan saya yang sudah menurun akibat faktor umur. Namun, di sisi lain dokter juga menyampaikan kalau dibiarkan bibit kanker bisa berkembang dan menyebar. Dokter pun hanya merekomendasikan untuk mengkonsumsi obat dokter. Oleh karena kurang puas, saya pun berusaha mencari alternatif lain. Atas saran dari saudara, saya pun mengkonsumsi jamu sarang semut. Ternyata, setelah 2 bulan mengkonsumsi sarang semut setiap hari ternyata mengecil. Bahkan, saya memeriksakan kembali ke dokter, sungguh luar biasa, kanker di rahim telah hilang sama sekali.
Bapak Joko – Semarang
Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada Redaksi Surat Pembaca SUARA MERDEKA atas informasi yang diberikan mengenai kesaksian tentang khasiat sarang semut, terbitan 8/5/2009. Berkat informasi tersebut saya langsung mencoba minum ramuan sarang semutnya dan penyakit saya bisa sembuh.
Saya akan bercerita tentang pengalaman yang sudah saya alami dan terbukti. Saya seorang karyawan yang bekerja di sebuah perusahaan swasta di Semarang. Selama ini saya mengalami benjolan di bagian perut sebelah kanan dengan ukuran 15 cm. Benjolan tersebut tumbuh secara cepat hingga sudah sebesar telur bebek. Yang saya rasakan setiap hari perut rasanya ditusuk-tusuk dengan jarum, kadang sampai pingsan. Saya pun memeriksakan ke dokter ahli. Dokter berkesimpulan bahwa yang tumbuh di perut saya adalah sejenis tumor yang bisa berkembang terus. la pun menganjurkan supaya segera dioperasi saja.
Oleh karena merasa sangat khawatir dengan benjolan tersebut maka saya memutuskan supaya dioperasi saja sesuai anjuran dokter. Namun karena biaya operasi cukup besar, operasinya terpaksa ditunda. Dengan rasa sakit yang luar biasa saya mencoba untuk menahan rasa sakit itu.
Pada waktu itu tanpa sengaja saya membaca Koran Suara Merdeka tentang khasiat sarang semut. Saya kemudian mencari tahu informasi tersebut dan ahkirnya saya mencoba minum ramuan sarang semut yang katanya sangat berkhasiat untuk mengobati benjolan. Saya memulai minum dengan takaran 3 kali sehari selama 4 bulan. Ternyata secara berangsur benjolan tersebut mengecil hingga ahkirnya lenyap. Saya hampir tidak percaya penyakit tumorku bisa sembuh tanpa operasi. Saya sangat bersyukur akhirnya penyakitku sembuh.
Rupanya ramuan itu memang terbukti khasiatnya untuk mengobati penyakit seperti benjolan dan lainnya serta meningkatkan stamina tubuh. Adapun pengertian dari sarang semut itu sendiri merupakan tanaman yang berasal dari Papua yang secara tradisional telah digunakan oleh penduduk asli Papua untuk mengobati berbagai penyakit secara turun temurun.
sumber:http://sarkem.multiplaza.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar